PENYALURAN BLT DANA DESA DI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2020


  Rabu, 06 Januari 2021 ARTIKEL

Oleh : Herri Santoso, S.Pi


I. DASAR PELAKSANAAN TUGAS

Surat Perintah Tugas Kepala Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat, Nomor 852/KP.05.01/X/2020.

 

II. TUJUAN

Koordinasi Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) antara BBPLM Jakarta selaku bagian dari Pemerintah Pusat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kuningan bertujuan untuk melihat perkembangan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) di Kabupaten Kuningan yang berada di wilayah kerja BBPLM Jakarta.


III. SASARAN

  1. Koordinasi Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) di Kabupaten Kuningan yang merupakan wilayah kerja BBPLM Jakarta.
  2. Sasaran penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) adalah keluarga miskin nonprogram keluarga harapan/ bantuan pangan nontunai.
  3. Penyaluran dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dengan metode nontunai/ cashless dan/ atau tunai setiap bulan dengan tetap dan harus memperhatikan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak (physical distancing), menghadiri kerumunan dan memakai masker.
 

IV. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

A. Waktu

Pelaksanaan koordinasi Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) di Kabupaten Kuningan selama 3 (tiga) hari dari 22 s/d 24 Oktober 2020.

B. Tempat

Koordinasi dilaksanakan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat.

 

V. HASIL PELAKSANAAN KOORDINASI

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memiliki salah satu program unggulan yaitu Dana Desa. Dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 disebutkan bahwa salah satu kegiatan prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2020 adalah Kegiatan Pencegahan dan Penanganan Bencana Alam dan/ atau Non Alam. Bencana Non Alam yang berupa pandemi Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) dapat menggunakan Dana Desa yaitu untuk kegiatan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa).

Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat Jakarta yang menjadi bagian dari Kementerian Desa PDTT turut mensinergiskan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 14 Tahun 2020 khususnya kegiatan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) dari pusat ke desa-desa yang berada di wilayah kerja BBPLM Jakarta.

Kabupaten Kuningan, propinsi Jawa Barat menjadi salah satu  yang berada di wilayah kerja BBPLM Jakarta. Koordinasi terkait Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) kepada perangkat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kuningan menjadi tindak lanjut dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 14 Tahun 2020 yang telah dilaksanakan semenjak bulan April 2020. Kegiatan koordinasi ini menggali lebih dalam terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa), di Kabupaten Kuningan, Propinsi Jawa Barat.

Adapun mekanisme pendistribusian BLT Dana Desa di Kabupaten Kuningan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 14 Tahun 2020 adalah sebagai berikut :

a)     Sasaran penerima BLT adalah keluarga miskin non PKH / Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),  antara lain :

  1. Kehilangan mata pencaharian;
  2. Belum terdata sebagai penerima program Keluarga Harapan (PKH)/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT);
  3. Mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis

b)    Mekanisme pendataan :

  1. Pendataan dilakukan oleh Relawan Desa lawan covid 19 yang diketuai Kepala Desa
  2. Pendataan terfokus mulai dari RT, RW dan desa
  3. Hasil pendataan sasaran keluarga miskin dilakukan musyawarah desa khusus/musyawarah insidentil dilaksanakan dengan agenda tunggal, yaitu validasi dan finalisasi data hasil pendataan
  4. Legalitas dokumen hasil pendataan ditandatangani oleh Kepala Desa
  5. Dokumen hasil pendataan diverifikasi oleh desa selanjutnya disampaikan Kepala Bupati cq Camat masing-masing untuk diverifikasi dengan batas waktu verifikasi selambat-lambatnya 5 hari kerja.

c)    Jangka waktu dan besaran pemberian BLT dana desa  :

  1. Masa penyaluran BLT dana desa 3 (tiga) bulan terhitung sejak Mei 2020.
  2. Besaran BLT Dana Desa per bulan Rp.600.000 per keluarga

d)    Monitoring dan evaluasi dilaksanakan oleh Badan Permusyawaratan Desa, Camat dan Inspektorat Kabupaten.

e)    Penanggung jawab penyaluran BLT dana Desa adalah Kepala Desa.


Jangka waktu pemberian BLT Dana Desa di Kabupaten Kuningan terdiri dari 3 tahap penyaluran BLT terhitung mulai bulan Mei 2020. Besaran BLT Dana Desa perbulan sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per keluarga untuk 3 (tiga) bulan pertama (Mei, Juni dan Juli). Kemudian besaran BLT Dana Desa perbulan sebesar Rp.300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per keluarga untuk tahap kedua (Agustus, September dan Oktober) dan juga untuk tahap ketiga (November dan Desember).

Jumlah desa di Kabupaten Kuningan sebanyak 361 desa dan 32 Kecamatan. Jumlah desa yang telah menyalurkan BLT Dana Desa tahap 1 sejumlah 358 desa. Adapun 3 desa yang tidak menyalurkan BLT DD karena telah tercover oleh bantuan sosial (bansos) dan bantuan prop. Ketiga desa tersebut adalah Desa Paninggaran Kecamatan Darma, Desa Cipicung Kecamatan Cipicung, Desa Singkup Kecamatan Japara.

Jumlah desa yang telah menyalurkan BLT Dana Desa tahap 2 sejumlah 355 desa. Adapun 6 desa yang tidak menyalurkan BLT DD tahap 2 dikarenakan telah tercover oleh bantuan sosial (bansos) dan bantuan prop. Keenam desa tersebut adalah Desa Paninggaran Kecamatan Darma, Desa Cipicung Kecamatan Cipicung, Desa Singkup Kecamatan Japara, Desa Gunungaci Kecamatan Subang, Desa Sukasari Kecamatan Mandirancan dan Desa Mulyajaya Kecamatan Cimahi.

Jumlah desa yang telah menyalurkan BLT Dana Desa tahap 3 sejumlah 357 desa. Adapun 4 desa yang tidak menyalurkan BLT DD tahap 2 dikarenakan telah tercover oleh bantuan sosial (bansos) dan bantuan prop. Keempat desa tersebut adalah Desa Paninggaran Kecamatan Darma, Desa Cipicung Kecamatan Cipicung, Desa Gunungaci Kecamatan Subang, Desa Sukasari Kecamatan Mandirancan. Jumlah desa yang menyalurkan BLT Dana Desa tahap 3 lebih banyak daripada tahap 2 dikarenakan adanya desa yang sebelumnya di tahap 2 terdapat bansos dan banprop namun ketika di tahap 3 bansos dan banpropnya telah berakhir.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) di desa-desa di Kabupaten Kuningan telah sesuai dengan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak (physical distancing).

 

VI. EVALUASI KEGIATAN

A. KESIMPULAN

  1. Koordinasi terkait Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) kepada perangkat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kuningan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kuningan, propinsi Jawa Barat.
  2. Desa yang sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) tahap 1 sejumlah 358 desa, tahap 2 sejumlah 355 desa dan tahap 3 sejumlah 357 desa.
  3. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) di desa-desa di Kabupaten Kuningan sesuai dengan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak (physical distancing).

B. SARAN

Kegiatan koordinasi antara BBPLM Jakarta dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kuningan dalam terlaksananya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) di dasa-desa di Kabupaten Kuningan perlu dilakukan lebih sering agar dapat melihat kondisi langsung di lapangan.

 

VII. PENUTUP

Demikian laporan ini kami sampaikan semoga dapat menjadi bahan masukkan dan pertimbangan dalam koordinasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) oleh Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat Jakarta dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat di wilayah kerja Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat Jakarta.